TfMiBSz8TpMiGSWiBUO5GUriGi==
00 month 0000

Headline:

Meneladani Nabi Muhammad SAW di Era Digital, Refleksi Peringatan Maulid Nabi Saw

 


Di era scroll, like, dan viral, pertanyaannya sederhana: Bagaimana cara meneladani Nabi Muhammad SAW?

Jawabannya justru tidak berubah. Karena misi beliau dari 1400 tahun lalu sampai hari ini tetap sama.

1. Misi Utama Rasulullah: Rahmat untuk Semesta
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an: 

 وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ  
 "Dan tidaklah Kami mengutus engkau Muhammad melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam"  
 (QS. Al-Anbiya: 107)

"Alamin" artinya bukan hanya Muslim. Tapi manusia, hewan, tumbuhan, bahkan dunia maya. 

Artinya, jadi umat Nabi di era digital artinya: jadilah "rahmat" di kolom komentar, di grup WA, di timeline.

2. Tiga Akhlak Nabi yang Wajib Kita "Upload" di Era Digital

Pertama: Shiddiq - Jujur  
Nabi dijuluki Al-Amin. Di era hoaks dan deepfake, jujur adalah jihad.  
Cek dulu sebelum share. Tabayyun dulu sebelum komen.  
Rasulullah bersabda:  
 "Cukuplah seseorang dikatakan pendusta jika ia menceritakan segala apa yang ia dengar" (HR. Muslim No. 5)

Kedua: Tabligh - Menyampaikan Kebaikan  
Dulu Nabi dakwah dari rumah ke rumah. Sekarang kita dakwah lewat story, reel, dan status.  
Tapi niatnya sama: mengajak pada kebaikan. Bukan flexing, bukan nyindir.  
 "Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat" (HR. Bukhari No. 3461)

Ketiga: Rahmah - Berakhlak Lembut  
Nabi tidak pernah mencaci. Bahkan ke musuhnya. Di era cancel culture, kita paling mudah menghakimi.  
Padahal Allah memerintahkan:  
 "Maka berkat rahmat Allah engkau berlaku lemah lembut terhadap mereka" (QS. Ali Imran: 159)

HP kita adalah cerminan akhlak. Kalau jari kita ringan mem-bully, berarti kita belum meneladani.

3. Tantangan Terbesar: Jangan Jadi "Ammarah" Digital
Nafsu Ammarah bis Su' hari ini wujudnya: buzzer, hate speech, judi online, hoaks, konten ghibah. 

Padahal misi kita naik ke Nafsu Mutmainah: tenang, bijak, bermanfaat. 
Caranya? Gunakan HP untuk 3 hal: Ilmu, Ibadah, dan Mengabdi.

PENUTUP: JEMPOLMU ADALAH AHLAKMU
Dulu para sahabat meneladani Nabi dengan pedang dan unta. Kita meneladani dengan kuota dan keyboard.

Jangan sampai kita merayakan Maulid Nabi, tapi timeline kita jauh dari akhlak Nabi.

Mari kita buktikan. Bahwa Islam rahmatan lil 'alamin itu nyata. Bahkan di 6 inci layar HP kita.
Wallahu a'lam bis shawab. 

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين.


Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin