TfMiBSz8TpMiGSWiBUO5GUriGi==
00 month 0000

Headline:

Jejak Pengabdian 70 Tahun Prof. Erfan Soebahar Diabadikan dalam Buku Biografi

Biografi 70 Tahun Prof. Erfan Soebahar siap diluncurkan di UIN Walisongo Semarang usai dirampungkan tim penyusun hanya dalam 50 hari.


Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Semarang bekerja sama dengan MUI Kota Semarang dan BAZNAS Kota Semarang akan menyelenggarakan Seminar dan Launching Buku Biografi 70 Tahun Prof. Erfan Soebahar: Jejak Langkah Pendidik, Pendakwah, dan Pemimpin Inspiratif pada Senin, 6 Juli 2026.

Kegiatan yang akan berlangsung di Ruang Teater Gedung KH. Sholeh Darat, Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, mulai pukul 08.00 WIB, tersebut akan menghadirkan sejumlah tokoh ulama dan umara dari Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang. Acara ini juga akan dihadiri pimpinan UIN Walisongo, pimpinan dan anggota senat, para dosen, akademisi, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan keagamaan.

Menjelang peluncuran buku, Ketua Tim Penyusun, Dr. KH. Ismail, S.M., M.Ag., membagikan kisah di balik proses penyusunan biografi Ketua Umum MUI Kota Semarang tersebut. Ia menjelaskan bahwa buku setebal 462 halaman ini diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat, yakni 49 hari, dan pada hari ke-50 langsung diserahkan kepada penerbit.

"Buku ini kami susun tepatnya selama 49 hari dan Alhamdulillah pada hari ke-50 kami serahkan kepada penerbit," ujar Ismail, Jumat (3/7/2026).

Ismail, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum MUI Kota Semarang, menjelaskan bahwa penyusunan buku melibatkan enam orang penulis, serta tiga orang yang bekerja secara intensif sebagai data collector, layouter, dan desainer grafis. Seluruh tim bekerja sejak 1 Mei hingga 18 Juni 2026, sebelum akhirnya naskah diserahkan kepada Penerbit Alinea pada 19 Juni 2026.

Menurutnya, proses penyusunan membutuhkan dedikasi yang luar biasa. Selama hampir dua bulan, tim bekerja siang dan malam dengan penuh semangat hingga akhirnya buku dapat diterbitkan sesuai jadwal peluncuran.

"Alhamdulillah, kami tim bersembilan menjaga kekompakan dan saling melengkapi, bekerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas," tuturnya.

Ia menambahkan, perjalanan penyusunan buku dipenuhi berbagai pengalaman berharga yang menjadi ruang belajar bersama bagi seluruh tim. Meski demikian, tidak semua kisah di balik layar diungkap kepada publik karena sebagian menjadi bagian dari cerita yang tersaji dalam buku.

"Ada banyak cerita di balik layar yang menarik. Sebagian kami simpan sebagai kejutan bagi para pembaca buku," katanya.

Penerbitan buku ini merupakan bentuk penghormatan atas perjalanan panjang Prof. Erfan Soebahar, yang dikenal sebagai akademisi, pendakwah, sekaligus Ketua Umum MUI Kota Semarang. Momentum peluncuran juga bertepatan dengan masa purna tugas Prof. Erfan sebagai Guru Besar Ilmu Hadis UIN Walisongo Semarang pada usia 70 tahun.

"Kita berbahagia dan bersyukur karena Allah SWT memberikan umur panjang kepada Prof. Erfan Soebahar serta menganugerahkan kesehatan saat launching buku biografi ini. Tentu, ini juga menjadi bentuk apresiasi UIN Walisongo atas pengabdian beliau selama empat dasawarsa," ungkap Ismail.

Selain peluncuran buku, rangkaian acara juga akan diisi dengan seminar yang menghadirkan sejumlah narasumber untuk mengulas pemikiran, kiprah, dan kontribusi Prof. Erfan Soebahar dalam bidang pendidikan, dakwah, dan kepemimpinan.

Terkait isi buku, Ismail mengakui bahwa karya tersebut bukanlah sesuatu yang sempurna, meskipun seluruh tim telah mengerahkan ikhtiar terbaik. Ia mengutip salah satu hikmah yang kerap disampaikan Prof. Erfan Soebahar:

إذا تم الأمر بدا نقصه

"Jika suatu pekerjaan telah diselesaikan, maka akan tampak kekurangannya."

Meski demikian, buku biografi ini diharapkan menjadi dokumentasi perjalanan hidup yang sarat makna sekaligus sumber inspirasi bagi keluarga, kolega, para murid, para pemimpin organisasi, dan generasi penerus bangsa.

"Dan tentu, bagi pemilik buku ini akan menjadi sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir. Aamiin," pungkasnya.

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin