TfMiBSz8TpMiGSWiBUO5GUriGi==
00 month 0000

Headline:

MUI Kota Semarang Siap Jadi Pelayan Umat dengan Program Inovatif dan Kolaborasi


Semarang - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang, Prof Dr KH Moh Erfan Soebahar MAg, menegaskan kesiapan organisasi untuk menjadi pelayan umat yang kompak dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Hal itu ia sampaikan saat pelantikan dan rapat kerja Pengurus MUI Kota Semarang Masa Khidmah 2025-2030, di Aula Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Sabtu, 17 Januari 2026.

Dalam kesempatan itu, Prof Erfan menekankan pentingnya kekompakan seluruh pengurus dalam memberikan layanan, menjalin mitra dengan pemerintah, serta menyampaikan petunjuk berkelanjutan kepada umat dan bangsa.

Ia mengatakan, dalam pengabdian kepada masyarakat harus didasarkan pada keilmuan yang terus dibina. “Sebagaimana pesan Pak Kiai Darodji, MUI harus alim dan mengetahui sitiuasi. Misalnya di era digital seperti saat sekarang, maka kita juga harus tahu tentang digital itu disendiri,” katanya.

Menurutnya, hal itu, akan berguna saat menyampaikan pesan kepada umat, sehingga mudah dicerna. “Kita menyampaikan kepada umat itu mudah dimengerti. Jadi kesannya bukan menggurui, melainkan memberikan penerangan dan ketenangan,” katanya.

Prof Erfan menilai, tantangan ke depan akan lebih berat dibanding masa lalu. Karenanya, menyajikan agama melalui edukasi menarik dan relevan, akan lebih bisa diterima masyarakat.

Maka dari itu, lanjutnya, diwujudkan melalui sembilan komisi yang ada. Yaitu Komisi Fatwa, Komisi Ukhuwah Islamiyah, Komisi Dakwah, Komisi Pendidikan dan Kaderisasi, dan Komisi Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Kemudian Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat, Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga, Komisi Kesehatan Masyarakat, serta Komisi Teknologi Informasi Komunikasi dan Penerbitan.

Ia menjelaskan, program inovatif yang akan kerjakan dalam kepengurusan ke depan di antaranya halaqah, penguatan kegiatan, safari dakwah, dakwah Ramadan, radio, media sosial, TikTok, video, dan website akan menjadi fokus utama.

"Website kami mendapat respons besar, bahkan dari luar Jawa atau luar Semarang, karena informasi dan bacaan yang menyebar," kata Prof Erfan.

Ia menargetkan peran MUI Kecamatan yang lebih kuat, meski mengakui keterbatasan anggaran. Meski demikian, adanya kolaborasi dengan pemerintah yang telah terbina akan mempermudah mewujudkan program tersebut.
Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin